ART JAKARTA 2026
Keng Chieh-Sheng, lahir di Taichung pada tahun 1989, tinggal dan bekerja di Taiwan. Praktiknya berfokus pada patung dan instalasi, berawal dari seni pahat kayu dan berkembang menjadi eksplorasi terhadap ruang, tubuh, dan persepsi. Melalui proses pemotongan, pembongkaran, dan rekonfigurasi kayu, Keng terus menguji perubahan material antara keras dan lunak, tunggal dan jamak, utuh dan terfragmentasi.
Dalam kerangka Material Polyphony: Traces of Labor, Order, and Transformation, Keng memandang proses material yang repetitif dan teliti sebagai cara untuk meninjau kembali hubungan antara materi dan tubuh. Ketika kayu padat ditipiskan, diurai, dan disusun kembali, material tersebut kehilangan kestabilan awalnya dan berubah menjadi struktur yang memiliki kelenturan serta kesan gerak. Kerja, tatanan material, dan persepsi tubuh pun saling berkelindan dalam proses transformasi yang terus berlangsung.
Keng Chieh-Sheng, born in Taichung in 1989, lives and works in Taiwan. Working primarily with sculpture and installation, his practice began with woodcarving and has gradually expanded into explorations of space, the body, and perception. Through cutting, dismantling, and reconfiguring wood, Keng continually tests the material’s shifts between hardness and softness, singularity and multiplicity, wholeness and fragmentation.
Within Material Polyphony: Traces of Labor, Order, and Transformation, Keng approaches repetitive and meticulous material processes as a way of reconsidering both matter and the body. As solid wood is thinned, divided, and reconstructed, it loses its original stability and transforms into structures marked by flexibility and movement. Labor, material order, and bodily perception thus become intertwined within an ongoing process of transformation.
BOOTH D11
VIP Preview|Friday, 2 Oct 2026, 1 PM - 6 PM
PUBLIC DAYS | Saturday - Sunday, 3 - 4 Oct 2026, 11 AM - 8 PM
VENUE|JiExpo, Kemayoran Jakarta, Hall B3, C3 & C1