Huai-Hsuan, lahir di Taipei pada tahun 1987, meraih gelar MFA dalam bidang Patung dari Taipei National University of the Arts dan saat ini tinggal serta bekerja di Taipei. Dengan kayu sebagai medium utamanya, ia menggunakan proses yang teliti seperti pemotongan, penyambungan, inlay, perekatan, dan pemolesan untuk mengubah material tersebut menjadi buku, laci, lemari, dan furnitur berskala miniatur. Karya-karyanya juga kerap menggabungkan mekanisme kinetik untuk mengeksplorasi ketegangan antara kendali, pengulangan, dan ketidakpastian.
Dalam kerangka Material Polyphony: Traces of Labor, Order, and Transformation, Chiu memandang kayu sebagai material yang menyimpan waktu. Serat, warna, dan jejak pertumbuhannya dipertahankan sebagai rekaman dari siklus hidup pohon. Melalui proses pembongkaran, rekonstruksi, dan penyusunan ulang yang berulang, fragmen-fragmen waktu dibentuk menjadi tatanan baru, menciptakan sebuah kesinambungan imajinatif antara sepotong kayu, satu pohon, dan sebuah hutan.
Sebagai salah satu spesies tertua di dunia, pohon tumbuh dan memperbarui kehidupannya mengikuti siklus alam. Setiap tahap kehidupannya, termasuk ketika kemudian berubah menjadi material kayu, membawa jejak perjalanan waktu yang kemudian menjadi bagian dari proses penciptaan sang seniman.
Chiu Huai-Hsuan mengumpulkan jejak-jejak waktu tersebut, mengurai unsur-unsurnya, lalu menyusunnya kembali sambil membangun suatu tatanan baru. Bergerak dari skala mikro menuju makro, dari karakter khusus sebuah pohon menuju pemahaman yang lebih universal, praktiknya menghadirkan pencarian yang menyerupai upaya untuk menelusuri hakikat keberadaan.
Melalui proses pengulangan dan rekonfigurasi, imajinasi tentang sepotong kayu, sebuah pohon, hingga sebuah hutan perlahan terbentuk, membuka kemungkinan bagi material untuk terus berkembang menuju bentuk dan makna yang baru.
Chiu Huai-Hsuan, born in Taipei in 1987, holds an MFA in Sculpture from Taipei National University of the Arts and currently lives and works in Taipei. Working primarily with wood, she employs meticulous processes of cutting, joining, inlaying, bonding, and polishing to transform the material into miniature books, drawers, cabinets, and furniture, often incorporating kinetic mechanisms that explore the tension between control, repetition, and unpredictability.
Within Material Polyphony: Traces of Labor, Order, and Transformation, Chiu approaches wood as a material that carries time. Its grain, color, and traces of growth are preserved as records of the tree’s life cycle. Through repeated acts of dismantling, reconstruction, and reordering, fragmented temporal traces are shaped into new structures, extending an imagined continuum between a piece of wood, a single tree, and an entire forest.
Trees, as one of the ancients among the living species in the world, its renewal of life feature follows the Earth's cycle. Their life stages, from being as a wooden material, loaded with its life course, and become the content of creation. The artist collected the track of time, deconstructs the elements, and reassembles them while building a new order. From microscopic to macroscopic scales, from the characteristics of the tree to the universal, it stands as a pursuit process similar to the ontology depiction. Begin again, the imagination of a piece of wood, a tree, and a forest is formed, dictate a way forward into its outline.
VIP Preview|Friday, 2 Oct 2026, 1 PM - 6 PM
PUBLIC DAYS | Saturday - Sunday, 3 - 4 Oct 2026, 11 AM - 8 PM
VENUE|JiExpo, Kemayoran Jakarta, Hall B3, C3 & C1